Selasa, 07 Maret 2017

MIMPI SEJUTA DOLAR

13 Fungsi Popular Romance Menurut Radway 

Dalam Film Mimpi Sejuta Dolar


Film Mipi Sejuta Dolar merupakan cerita yang terinspirasi dari kisah hidup seorang wanita bernama  Merry Riana. Di awali pada tahun 1998, Jakarta, saat itu terjadi kerusuhan dimana serta penjarahan dan intimidasi terhadap warga Tionghoa, . Merry yang merupakan keturunan Tionghoa pun terpaksa harus pergi ke singapura. Ketika tiba di sana Merry pergi mencari OM Hans yang merupakan teman ayahnya, namun ternyata Om Hans tidak lagi tinggal di alamat yang diberikan ayah Merry.
 Lalu Merry pun mencoba mencari temannya yang tinggal di sana melalui social media dan dia berhasil menghubungi Irene. Merry menceritakan perjalanannya mengapa dia bisa sampai ada di Singapura dan untunglah Irene bersedia mengajak Merry untuk tinggal bersamanya. Namun, ternyata tempat dimana Irene tinggal memiliki peraturan yang sangat ketat. Hanya mahasiswa dari kampus tersebutlah yang boleh menempati asrama. Oleh karena itu Merry pun harus mendaftar kuliah. Namun, setelah dinyatakan lulus Merry harus membayar biaya kuliah sebesar 40.000 dolar. Merry yang tidak memiliki apa-apa akhirnya memutuskan untuk mengambil pinjaman mahasiswa dari kampus tersebut. Namun ada syarat jika dirinya ingin mengambil pinjaman tersebut,yaitu dia harus memiliki penjamin yang minimal sudah menjadi mahasiswa selama dua tahun di kampus tersebut.
Irene membantu Merry menemukan penjamin, lalu dia mengenalkan Alva kepada Merry. Alva bersedia membantu Merry tetapi Merry harus memiliki pekerjaan untuk bisa melunasi hutang-hutangnya. Semua tempat-tempat usaha yang berada disekitar situ dicoba Merry untuk mendapatkan penghasilan. Namun tak satupun dari mereka yang mau menerima Merry bekerja di tempat-tempet itu. Merry yang tetap gigih walaupun banyak menerima penolakan, akhirnya menemukan pekerjaan dengan gaji yang sedikit. Karna kegigihan Merry pula yang akhirnya membuat Alva akhirnyaa mau menolongnya untuk menjadi penjamin hutangnya.
Merry tidak menyerah walaupun sudah jatuh bangun memperjuangkan kuliahnya. Hal tersebut membuat Alva jatuh cinta kepadanya. Namun ternyata, Irene sahabat Merry yang terlebih dulu mengenal Alva, juga menyukai Alva. suatu ketika, saat Irene mengetahui Alva dan Merry berpelukan di Singapore Flyer. Membuat Irene marah sampai-sampai mengusir Merry dari kamar tempat mereka tinggal.

Kisah cinta Merry dan Alva sangat dramatis. Akhirnya menjadikan mereka sebagai sepasang kekasih. Alva menyatakan perasaanya kepada Merry dengan memperlihatkan sebuah buku berjudul s.h.m.i.l.y yang artinya ‘See How Much I love you’.

13 Fungsi Popular Romance Menurut Radway


1.    Perpindahan keadaan heroin dari yang sudah dikenal (kehilangan)

 




Di awali pada tahun 1998 keluarga Merry Riana sebagai warga Tionghoa mengalami intimidasi dari masyarakat pribumi, hal tersebut menyebabkan Merry Riana terpaksa harus pindah ke Singapura.




2.    Heroin menduga hero tidak tertarik padanya





Poin kedua dimana heroin menduga hero tidak tertarik padanya tidak ditemukan karena heroin mulai memiliki perasaan setelah melewati poin tiga dan empat. Tapi poin ini diisi oleh adegan dimana hero tidak menyukai kawan dari heroin yang menyukai hero. Pada poin ini hero telah menyukai heroin namun tidak diberitahukan.




3.    Hero memberikan respon yang ambigu (tidak mengerti cara mengungkapkan perasaan)





Pada poin ketiga hero memberikan respon berupa perhatian seperti memberikan minum, membantu mencarikan pekerjaan, dan meminjamkan uang kepada heroin. Di poin ketiga ini hero bukan tidak tau cara mengungkapkan perasaan tapi lebih kepada memberikan perhatian dan pada poin selanjutnya hero akan punya cara sendiri untuk mengungkapkan perasaannya.




4.    Akhirnya heroin mengetahui perasaan hero yang sesungguhnya





Merry yang terdesak oleh kebutuhan hidup tergiur untuk mengikuti investasi yang pada akhirnya malah membuat dirinya tertipu. Alva pun membantu Merry untuk meringankan beban dengan memberikan pekerjaannya kepada Merry di Singapore Flyer. Ketika Merry mencoba pertama kali bekerja di Singapore Flyer dengan arahan Alva, Alva pun mengungkapkan perasaannya dengan menunjukan sebuah buku berjudul S.H.M.I.L.Y dan mengungkapkan dengan berkata, “ see how much i love you” yang merupakan kepanjangan dari judul buku yang diperlihatkannya kepada Merry.

 



5.    Heroin merespon dengan kemarahan (dingin)






Setelah Alva mengungkapkan perasaannya kepada Merry, Merry pun merespon dengan menolak dan berkata, “aku tidak bisa, pokoknya tidak bisa” lalu Merry pun berusaha mengindar. Walaupun dalam perjalanan film setelahnya dimana terjadi konflik antara Merry dan kawannya (Irene) perlahan persahaban Merry dan Alva mulai membaik. Alva pun memberikan Merry pelajaran kepada Merry untuk mengikuti saham online dan Merry pun sukses dalam saham online tersebut.




6.    Hero membalas itu dengan hukuman
 




Merry yang terlalu sibuk dengan kegiatan barunya mengikuti saham online akhirnya membuat Merry melupakan perasaan Alva. Alva pun kecewa dengan sikap Merry dan meminta Merry untuk berhenti bermain saham, namun merry malah menolak dan mengikuti saham yang lebih besar. Alva marah dan dia meninggalkan Merry. 




7.    Hukuman itu mengakibatkan perpisahan





Setelah  Alva meninggalkan Merry, perusahaan dimana Merry berinvestasi mengalami kebangkrutan sehingga Merry pun kembali miskin dan terlibat masalah dengan pihak berwajib di Singapura. Alva kemudian turut membantu Merry untuk keluar secara bersyarat dari pihak berwajib. Merry merasa bersalah dan meminta maaf kepada Alva. Alva memaafkan Merry namun dia tetap menjauh.




8.    Hero memperlakukan heroin dengan penuh cinta (perpisahan akibat hukuman membuat lebih sayang)




Merry yang medapatkan pekerjaan baru mulai memperbaiki kehidupannya dan lebih bersemangat lagi. Merry pun mendapatkan cincin yang diketahuinya merupakan cincin yang tadinya ingin diberikan kepada Merry oleh Alva. Merry lalu menyadari kesalahannya dan mulai mencari keberadaan Alva.  Merry lalu bertemu Alva di Singapore Flyer dan mengungkapkan perasaan yang sama dengan Alva selama ini.



9.    Heroin merespon hero dengan hangat




Dalam poin ini terjadi pertukaran dimana yang merespon dengan hangat ialah hero (Alva). Merry yang mengungkapkan perasaannya seperti yang telah dijelaskan pada poin 8 di atas tadi direspon dengan hangat oleh Alva melalui pesan singkat yang berbunyi, “see how much i love you”. 



10.              Heroin menyadari bahwa sikap dinginnya di masalalu karena sakit hati




Bersamaan dengan poin 8 dimana Merry mengungkapkan perasaan maka saat itu juga dia meminta maaf atas kucuekannya selama ini yang disebabkan karena ketidakinginannya menyakiti teman dekatnya (Irene). Poin ini juga mengalami sedikit penyimpangan dimana kedinginan seorang heroin bukan disebabkan karena  sakit hati seorang Merry melainkan sakit hati Irene.



11.              Heroin harus belajar mempercayai hero dan menguatkan hero




Poin ini ditemukan pada adegan setelah Merry dan Alva turun dari Singapore Flyer dan mereka berdua bertemu, saat itu Merry mengatakan bahwa dirinya hanya peduli kepada Alva. Hal tersebut membuktikan bahwa Merry mulai mempercayai dan menguatkan Alva.







“Aku ga peduli cicin ini punya siapa dan untuk siapa, aku cuman peduli sama kamu.”







12.              Hero merespon secara seksual dan emosional pada heroin



Setelah mereka berdua bertemu Alva menanyakan tentang Merry yang tiba-tiba menyadari kesalahan. Merry hanya menunjukkan cincin pemberian Alva dan Alva pun meresponnya dengan bahagia. Keduanya mengekspresikan dengan pelukan.








13.              Heroin sadar perlindungan seorang ayah, kasih sayang ibu, dan cinta lawan jenis akan diperoleh dari hero




Poin terakhir ini juga erat kaitannya dengan poin 8, dimana Merry mengungkapkan perasaan kepada Alva. Di awal telponnya Merry mengungkapkan bahwa dia butuh Alva untuk menjadi bagian hidupnya yang dapat dilihat pada adegan berikut.   



“va, aku butuh kamu va. Hitungan aku gak pernah pas kalau ga ada kamu. Aku sekarang ngerti ucapan kamu. Uang memang penting, sangat penting, tapi uang bukan segalanya. Aku bisa menjadi orang paling kaya di dunia ini tapi tetap ga ada artinya kalau ga ada orang yang selalu menyayangi aku, dan orang itu adalah kamu va.”